Senin, 26 Oktober 2015

CIKIDANG PUNYA POTENSI

CIKIDANG PUNYA POTENSI

Tahukah Anda daerah CIKIDANG yang begitu strategis, di lihat dari letak Geografis, dan kondisi alam nya, cikidang sudah memiliki daya tarik tersendiri untuk para wisatawan. terlebih lagi sudah adanya beberapa provider yang membangun tempat-tempat wisata di cikidang.

Secara tidak di sadari dengan keberadaan nya tempat-tempat wisata baik itu mulik orang pribumi ataupun dari investor asing, sudah cukup membantu mendorong perekonomian masyarakatnya sendiri menjadi lebih baik.

Untuk itu, selaku warga cikidang, saya mengajak kepada masyarakat cikidang untuk selalu menjaga kelestarian lingkungan cikidang, agar tetap menjadi lingkungan yang asri dan hijau. salah satunya dengan STOP membuang sampah sembarangan dan menghentikan penebangan hutan secara liar. agar kita nyaman dan dapat menarik lagi lebih banyak wisatawan berkunjung ke cikidang.

artikel ini di terbitkan oleh Wandi gunawan

Kamis, 23 April 2015

BARUDAK CIKIDANG

"SOMEAH KA SEMAH BABAKTI KA LEMBAH CAI" someah ka semah artinya sopan terhadap tamu yaitu menghormati dan menghargai keberadaan orang lain yang tengah berada di lingkungan pribumi (kita). yang menandakan rasa silaturahmi dalam menerima kehadiran tamu. Babakti ka lembah cai artinya berbakti kepada tanah kelahiran kita, harus kita ketahui sebagai pemuda-pemudi tentunya kita yang akan menjadi generasi penerus berikutnya, kita yang akan menjalankan tongkat estapet berikutnya. hal itu sudah mutlak dan pasti. jadi harus seperti itulah jati diri barudak cikidang.sebagai masyarakat yang notaben nya Sunda, saya rasa konsep budaya tersebut masih relevan untuk dipertahankan. barudak cikidang jangan pernah merasa asa aing pang hade na, jangan adigung gede hulu, dan jangan kumaha aing. dalam artian pemuda-pemudi cikidang jangan pernah merasa paling bagus, jangan sok-soan, dan jangan mementingkan diri sendiri. karena kita hidup ini berdampingan satu sama lain, hendaklah kita selalu melangkah beriringan satu sama lain. (maju hiji maju kabeh). kenapa saya memaparkan kalimat someah ka semah babakti ka lembah cai? karena saya melihat cikidang yang sudah mulai di kunjungi para pendatang dari luar. baik para wisatawan, pelancong, dan para pendatang baru yang menetap di cikidang. tentunya kita sebagai pribumi harus punya sopan santun dan tatakrama yang harus di tunjukan kepada mereka (pendatang). saya juga berharap agar pemuda-pemudi cikidang dapat menumbuhkan rasa cinta terhadap kampung halaman nya, sehingga ada keinginan untuk memajukan dan menjaganya. " lamun lain ku urang arek ku saha deui. "

Senin, 13 April 2015

CIKIDANG SUNDA

apakabar, kumaha damang orang cikidang?? selamat malam, wilujeung wengi. yuk pertahankan terus eksistensi sunda. karena itu adalah warisan dan ciri khas tersendiri dari nenek moyang kita. melihat perkembangan jaman yang semakin maju dan hadir nya budaya luar yang marak bahkan sudah menjadi tradisi di daerah kita. apa salahnya jika kita mencoba mempertahankan jati diri kita yang sebenarnya yaitu jati diri orang sunda. enggak ada salah nya juga kita meniru dan mengadopsi budaya luar, tapi di usahakan untuk yang satu ini jangan sampai luntur apalagi hilang di telan jaman. oleh sebab itu pada kesempatan kali ini saya mencoba untuk menyampaikan sedikit pengetahuan tentang SUNDA. cekidot!! Suku Sunda adalah kelompok etnis yang berasal dari bagian barat pulau Jawa, Indonesia. dengan istilah Tatar Pasundan yang mencakup wilayah administrasi provinsi Jawa Barat, Banten, Jakarta, Lampung dan wilayah barat Jawa Tengah (Banyumasan). Suku Sunda merupakan etnis kedua terbesar di Indonesia. Sekurang-kurangnya 15,2% penduduk Indonesia merupakan orang Sunda. Jika Suku Banten dikategorikan sebagai sub suku Sunda maka 17,8% penduduk Indonesia merupakan orang Sunda. Mayoritas orang Sunda beragama Islam, akan tetapi ada juga sebagian kecil yang beragama Kristen, Hindu, dan Sunda Wiwitan (Jati Sunda). Agama Sunda Wiwitan masih bertahan di beberapa komunitas pedesaan suku Sunda, seperti di Kuningan dan masyarakat suku Baduy di Lebak Banten yang berkerabat dekat dan dapat dikategorikan sebagai suku Sunda. Jati diri yang mempersatukan orang Sunda adalah bahasa dan budaya nya. Orang Sunda dikenal memiliki sifat optimistis, ramah, sopan, dan riang.Dalam sebuah bukunya Suma Oriental , Orang Portugis mencatat bahwa orang sunda bersifat jujur dan pemberani. Orang sunda juga adalah yang pertama kali melakukan hubungan diplomatik secara sejajar dengan bangsa lain. Sang Hyang Surawisesa atau Raja Samian adalah raja pertama di Nusantara yang melakukan hubungan diplomatik dengan Bangsa lain pada abad ke-15 dengan orang Portugis di Malaka. Hasil dari diplomasinya dituangkan dalam Prasasti Perjanjian Sunda-Portugal. Beberapa tokoh Sunda juga menjabat Menteri dan pernah menjadi wakil Presiden pada kabinet RI. Rouffaer (1905: 16) menyatakan bahwa kata Sunda berasal dari akar kata sund atau kata suddha dalam bahasa Sansekerta yang mempunyai pengertian bersinar, terang, berkilau, putih. Dalam bahasa Jawa Kuno (Kawi) dan bahasa Bali pun terdapat kata Sunda, dengan pengertian: bersih, suci, murni, tak tercela/bernoda, air, tumpukan, pangkat, waspada. Orang Sunda meyakini bahwa memiliki etos atau karakter Kasundaan, sebagai jalan menuju keutamaan hidup. Karakter Sunda yang dimaksud adalah cageur (sehat), bageur (baik), bener (benar), singer (mawas diri), dan pinter (cerdas). Karakter ini telah dijalankan oleh masyarakat yang bermukim di Jawa bagian barat sejak zaman kerajaan Kerajaan Salakanagara, Kerajaan Tarumanagara, Kerajaan Sunda-Galuh, Kerajaan Pajajaran hingga sekarang. Dalam kehidupan masyarakat sunda kita manusia harus memiliki prinsif atau dasar, yaitu sikap “silih asih, silih asah, dan silih asuh”, artinya harus saling mengasihi, saling mengasah atau mengajari, dan saling mengasuh sehingga tercipta suasana kehidupan masyarakat yang diwarnai keakraban, kerukunan, kedamaian, ketentraman, dan kekeluargaan. berhubung penulis udah cape ngetik,(hehehehe) jadi hanya itu yang dapat saya sampaikan pada kesempatan kali ini. semoga ada manfaat nya. terimakasih buat yang sudah berkenan mampir di blog sederhana ini.

Sabtu, 11 April 2015

RAFTING DI CITARIK - CIKIDANG

Apa itu rafting?? Rafting atau Arung jeram adalah suatu aktifitas pengarungan alur sungai yang berjeram/riam, dengan menggunakan wahana tertentu. Pengertian wahana dalam pengarungan sungai berjeram / riam yaitu sarana / alat yang terdiri dari perahu karet, kayak, kano dan dayung. Tujuan berarung jeram bisa dilihat dari sisi olah raga, rekreasi dan ekspedisi.Jadi dengan demikian kita dapat definisikan bahwa olah raga Arung Jeram (White Water Rafting) merupakan olah raga mengarungi sungai berjeram, dengan menggunakan perahu karet, kayak, kano dan dayung dengan tujuan rekreasi atau ekspedisi. tahukah anda sungai citarik?? sungai citarik adalah singai terbesar yang ada di cikidang.Sungai Citarik memiliki karakteristik yang ideal untuk olah raga arung jeram. karena sungai nya tergolong besar dan memiliki jeram-jeram yang menantang. Sungai Citarik memiliki panjang 44 km dengan aliran sungai yang cukup deras dengan tipe sungai berbatu. Semenjak di bukanya pariwisata arung jeram di citarik, sampai saat ini ada beberapa perusahaan yang menyediakan arung jeram. di antaranya: 1. Arus LIar 2. Caldera Indonesia 3. Selaras Adventure Land 4. Kaki Langit dan denger-denger aan ada perusahaan baru yang siap bersaing. semua perusahaan di atas sudah memiliki lisensi, standar keamanan dan pelayanan yang baik. Jadi jika Anda menyukai liburan yang menantang, tetapi bingung menentukan tujuan berakhir pekan bersama keluarga, atau teman-teman. Tidak ada salah nya mencoba kenikmatan jeram di Sungai Citarik,Cikidang-Sukabumi. Paling tidak, bagi yang ingin sekedar uji adrenalin setelah menjalani rutinitas sehari-hari yang membosankan. Anda juga bisa memilih paket arung jeram mulai dari 5 km, 9km, dan 12 km.

Rabu, 25 Maret 2015

CIKIDANG TEMPO DOELOE

selamat malam,salam sukses buat kita semua. berhubung sepi dan gak ada kegiatan nih, sya sempetin deh buat corat-coret ini blog. udah lama juga gak bikin artikel. kali ini temanya adalah "Cikidang tempo doeloe". bisa di bayangkan gimana cikidang tempo dulu? mungkin bagi masyarakat yang terlahir di cikidang adda sedikit gambaran, tapi bagi yang bukan orang cikidang mungkin gak ada gambaran sama sekali. mungkin sya membayangkan cikidang tempo dulu itu sekitar tahun 98'an, ya waktu itu saya masih duduk di bangku sekolah dasar, mungkin baru kelas dua SD. saya ingat dulu waktu di ajak ke rumah nenek di cisaat sukabumi atau saat belanja ke ci badak. saat itu di cikidang belum ada tanaman sawit. karena sawit masuk cikidang sekitar tahun 2000'an. (kalo gk salah) tapi pada saat itu cikidang masih merupakan lahan perkebunan. perkebunan pada saat itu masih di dominasi teh dan karet. di sebagian wilayah cikidang masih ada perkebunan coklat dan kelapa. masih ingat di sepanjang perjalanan antara ciareuy-panyindangan nampak pohon karet, oblong, coklat. dan setelahnya di suguhi lagi dengan pemandangan indah nan hijau. sejauh mata memandang terlihata hamparan teh yang luas. saya masih ingat juga, dulu kalo main sama teman-teman pasti lari nya ke perkebunan. karena dulu di daerah ci jambe terdapat perkebunan kelapa dan coklat yang hasil nya masih lumayan. disana biasanya di jaga oleh seorang mandor yang sangat galak. tapi setelah hasil panen nya tidak lagi memuaskan perkebunan tersebut di biarkan terbengkalai. saat itu kami anak-anak kampung berusaha untuk memanfaatkannya. dengan mengitari perkebunan yang masih tampak seperti hutan belantara, kami mencari pohon kelapa atau coklat yang masih berbuah. untuk sekedar di nikmati langsung atau pun di bawa pulang jika masih ada sisa nya. bersyukur sekali dulu saya masih sempat memetik dan menikmati buah coklat dan kelapa secara langsung. mungkin segit dulu cerita kali ini nanti saya lanjut kan lagi pada artikel berikutnya.

Jumat, 13 Februari 2015

LEWAT CIKIDANG YUK!!


Selamat pagi, salam sukses buat kita semua. pagi ini segelas kopi menemani di atas meja, di luar bekas hujan masih menetes. februari ini tak enak rasa nya jika tak menyinggung soal hujan. hampir semua media online di medsos, bbm, instagram dan yang lain nya mengisahkan tentang hujan. ngomongin soal hujan aku jadi ingat peristiwa beberapa tahun yang lalu. begini ceritanya!! sore hari, lagi hujan gerimis aku bersama dengan seorang teman dekatku meutuskan untuk jalan-jalan. ujan nya cuman gerimis doang sih, tapi cukup membuat jalanan basah dan agak licin. saat itu aku belum mahir benar dalam memacu si kuda besi, jadi teman ku lah yang mengemudi. aku hanya duduk manis di belakang. karena ujan gerimis jalanan pada saat itu cukup sepi, merasa jalanan sepi temanu tiba-tiba memacu sepeda motor nya dengan kecepatan penuh. mungkin dalam pikiran nya dia lagi berkhayal jadi seorang valentino rossi atau enggak dani pedrosa yang lagi melintas di sirkuit. buset dah aku di bawa ngebut ampe gemeteran. sampai akhirnya pada sebuah tikungan yang entah itu tikungan ke berapa, tahu sendiri kan jalanan cikidang kaya gimana?? iya, cikidang kan terkenal dengan sebutan jalan sejuta tikungan. hehehehe lanjut lagi ya, pas pada tikungan tepat nya di bantar selang. temanku kehilangan keseimbanagan sampai akhir nya motor yang di kemudikan nya gak mau belok dan jalan lurus (tekor) dengan kecepatan penuh kaya banteng liat kain merah. "bruuk brek braaaak" motor yang saya naiki terlempar ke dalam selokan dan aku terhempas kurang lebihnya sekitar 3 meter. dengan kaki ter pincan_pincang aku bagun dan menghampiri temanku yang ke tiban motor sambil meringis. (ketiban janda sih enak) hehehehe. lalu aku angkat motor nya dan aku tarik talikolor nya, eh maksud nya tangan nya. selang beberapa minggu eh ngaco menit maksud nya. langsung deh kami jadi perhatian orang-orang yang melintas. sebagian ada yang berhenti dan menolong mengangkat motor kami yang nyungseb dan sebagian lagi cuma nengok sambil say good bye. lalu ada seorang bapak-bapak yang baik hati hendak mengantar pulang, tapi saya tolak niat baik nya itu karena kami juga gak trlalu kenapa-kenapa sih, cuman lecet dan dadas doang. sakit nya gak seberapa sih cuman malu nya itu loh. heheheeheh oh iya, kira-kira judul dan pstingan saya ini nyambung gak sih? tapi gak apa-apa lah gak nyambung juga. yang penting pada intiny, dimanapun kita berkendara harus mengutamakan keselamatan diri. jangan merasa jalanan sepi, jangan merasa seorang pembalap, dan jangan merasa gagah. mungkin sekian dulu postingan kali ini. salam satu aspal.

Senin, 09 Februari 2015

AKU BANGGA JADI ORANG CIKIDANG!!

Di pagi ini, di tengah deras nya hujan yang tak henti-henti nya mengguyur kota bekasi.aku sempatkan mengucap puji syukur kepada tuhan yang mana masih memberiku nikmat bernapas untuk melihat ke agungan NYa. meski sudah 6 bulan aku disini (bekasi). tapi tetap dalam benak ku selalu merindukan kampung halaman ku yaitu CIKIDANG. "tak ada yang bisa menggantikan cikidangku". hijau nya alam, menjulang nya gunung, rindang nya pepohonan, sejuk nya angin, gemericik nya sungai, merdu nya suara burung dan ramah tamah penduduk nya. semoga saja cikidangku tak hilang di makan jaman, tak musnah di makan waktu, dan selamanya tetap menjadi cikidang yang asri. Semoga bukan cuma saya yang bangga terhadap cikidang, semoga bukan cuma saya yang cinta terhadap cikidang. aku yakin semua yang terlahir di cikidang akan mencintai dan menjaga tanah kelahiran nya. "aku bangga jadi orang cikidang" meski kadang ada yang mengatakan cikidang kampung, susah di jangkau, terbelakang, dan aleu. tapi ini lah kampungku yang menyuguhkan berjuta keindahan asli sang pencipta.

luvne.com resepkuekeringku.com desainrumahnya.com yayasanbabysitterku.com